Showing posts with label CorelDraw Tutorials. Show all posts
Showing posts with label CorelDraw Tutorials. Show all posts

Thursday, March 18, 2010

Download Template Transport Vector CorelDraw

0 comments

Free Download Transport Template CorelDraw for VW Kombi Vector Support CorelDraw CDR X4. This website contain free vector, free vector downloads, free vector resources, share vector. Vector Graphics available for download with a lot of free vector graphics ideal for your designs. Just download and enjoy.

DOWNLOAD HERE

Download Kombi | Mirror | Designer Site

We do our best to publish non copyrighted material that gathered from many source (such as social bookmarking,forums,google search etc) on this blog. We Never store the material on our server, we upload it on free file sharing provider. If you see copyrighted material published on this blog, or you want to remove your work from this blog, please contact us via this mail lizardwijanarko@gmail.com  we'll take an action ASAP. Thanks

Continue Reading

Thursday, July 9, 2009

Membuat logo dengan coreldraw

1 comments

mu Dmembuat logo sony ericsson dengan coreldrawCara membuat logo dengan coreldraw ataupun membuat logo dengan illustrator dengan format vector sangat dianjurkan. Format vektor seperti kita ketahui sangat cocok untuk membuat karya desain grafis yang menuntut tidak adanya perubahan warna dan bentuk ketika diperbesar atu diperkecil ukurannya. Berbeda dengan format bitmaps atau raster yang akan berubah titik warna dan kadang blur ketika proses tranformasi.

Karena kita mencontoh atau membuat logo yang sudah ada sebelumnya maka saya kategorikan tutorial ini pada tutorial coreldraw tingkat dasar. Anda akan belajar bagaimana cara menggunakan tool shape, gradasi, marquee tool dan pemilihan warna gradasi multiple point.

1. Buat dokumen baru dengan ukuran kertas 100 mm x 100 mm

2. Ubah opsi dengan setting berikut

a. tekan menu edit > view grid untuk menampilkan grid
b. Ubah preferensi dengan cara tekan tombol keyboard CTRL + J atau tekan menu Tool > Options
c. Pada documents > grid pilih opsi spacing dengan ukuran 5 mm, tekan OK.

3. Buat lingkaran dengan tool ellipse tool ( F7 ) pastikan anda menekan tombol CTRL pada keyboard agar ukuran menjadi simetris. Posisikan lingkaran tersebut pada tengah-tengah area kerja dengan memilih lingkaran tersebut dan tekan tombol P pada keyboard. Jika ukuran tidak sesuai dengan area kerja ubah pada property bar object size width dan height 100 mm

create logo with corel

4. Warnai lingkaran tersebut dengan interactive fill tool ( G ) melalui klik dan drag. Pilih type gradasi adalah radial. Untuk memunculkan opsi fountain fill gunakan tool fountain fill ( F11 ).

create logo with coreldraw

5. Buat lingkaran lagi dengan opsi sebagai berikut. Bila kedua lingkaran tidak sesuai maka pilih lingkaran baru dan pilih lingkaran pertama dengan menekan tombol CTRL + klik, setelah itu tekan tombol keyboard C kemudian tekan tombol keyboard B. Untuk menghilangkan garis tekan klik kanan pada warna none ( ikon bintang paling atas pallete warna ).

tutorial create logo

6. Buat lingkaran ketiga dengan opsi berikut

membuat logo dengan corel

7. Copy dan paste lingkaran pertama yang kita buat dengan cara klik kanan copy dan klik kanan paste. Buat lagi satu lingkaran di atasnya dengan opsi sebagai berikut.

logo tutorial coreldraw

8. Setelah lingkaran terakhir sesuai dengan gambar di atas, copy lingkaran tersebut

9. Pilih dua lingkaran terakhir menggunakan CTRL + KLIK dan klik tombol combine ( CTRL + L )

tutorial coreldraw

10. Dengan pick tool ( tool paling atas ) double klik lingkaran yang sudah di combine sehingga tool berubah menjadi shape tool. Ubah lingkaran yang ada di tengah menjadi seperti gambar berikut.

belajar coreldraw

11. Paste lingkaran yang sudah Anda copy sebelumnya ( no 8 ) dan lakukan combine seperti cara 9

free logo tutorial coreldraw

12. Dengan pick tool ( tool paling atas ) double klik lingkaran yang sudah di combine sehingga tool berubah menjadi shape tool. Ubah lingkaran yang ada di tengah menjadi seperti gambar berikut.

cara membuat logo dengan coreldraw

13. Hilangkan garis pada objek terakhir dengan cara klik kanan pada pallete warna none. Warnai objek tersebut sesuai dengan aturan opsi sebagai berikut.

membuat logo dg coreldraw

14. Buat 3 lingkaran sesuai opsi dibawah dan beri warna putih. Putar ketiga lingkaran tersebut menjadi 45 derajad.

tutorial dasar coreldraw

15. Hasilnya

membuat logo dengan coreldraw

Selamat Mencoba

Continue Reading

Wednesday, July 8, 2009

Memotong, Menggabung, dan Operasi Objek pada CorelDraw

0 comments

Ilmu Grafis Memotong, Menggabung, dan Operasi Objek pada CorelDraw merupakan tutorial penting dalam pengolah objek. Pada saat objek menumpuk kita bisa mengoperasikan beberapa trik agar objek satu sama lainnya tidak saling mempengaruhi. Atau terkadang kita berniat untuk menghilangkan objek yang berada di atas objek lainnya atau juga kita berniat mengambil sisa perpaduan antar objek dan lain sebagainya.

Ke semua operasi tersebut sering kita lihat pada operasi matematika berupa himpunan dan semesta. Konsep kerjanya sama. Fasilitas ini dalam CorelDraw dibagi menurut hasil objek yang diciptakan. Untuk lebih mengenal operasi ini silakan lihat tutorial berikut :

Cara Memotong, Menggabung, dan Operasi Objek pada CorelDraw

1. Kita buat dulu objeknya. Objek pertama adalah persegi dan objek kedua adalah lingkaran sempurna. Gunakan tool Rectangle dan Ellipse tool untuk membuat kedua ojek tersebut, sambil menekan tombol keyboard CTRL + klik dan drag via tool tersebut agar objek menjadi benar-benar persegi dan lingkaran.

2. Warnai objek tersebut dengan warna merah untuk lingkaran dan kuning untuk persegi. Aktifkan snap to objek dan pindah posisi tengah lingkaran di unjung pojok bawah kanan persegi.

memotong dan menggabung objek coreldraw

3. Pilih objek lingkaran menggunakan pick tool kemudian sambil menekan tombol SHIFT klik objek persegi, sehingga keduanya terseleksi.

4. Property bar berubah dan siap kita lakukan operasi objek.

tutorial efek keren coreldraw

Penjelasan

  • Weld : Digunakan untuk menggabungkan objek, warna akan berubah sesuai dengan objek terakhir terpilih.
  • Trim : Digunakan untuk memotong objek yang menumpuk (pemotong adalah objek pertama/awal yang dipilih)
  • Simplify : Digunakan untuk menyederhanakan objek menumpuk (hasil mirip trim), dengan simplify objek terseleksi lebih dari dua tidak menjadi masalah dengan hasil mirip trim. Sedangkan trim tidak bisa digunakan untuk opsi ini.
  • Front Minus Back : Digunakan untuk memotong objek, objek pertama dipilih adalah bagian yang akan tetap ada, objek terpilih ke-dua akan dihilangkan.
  • Back Minus Front : Digunakan untuk memotong objek, objek pertama dipilih adalah bagian yang akan dihilangkan, objek terpilih ke-dua akan tetap ada.
  • Create new objek… : Digunakan untuk membuat objek dari keseluruhan tepi objek terpilih.

Tambahan
Combine : Digunakan untuk menggabung objek terpilih (menumpuk), hasil tumpukan akan secara otomatis dihilangkan (berlubang). Warna akan berubah sesuai dengan objek terakhir terpilih.

Continue Reading

Wednesday, June 3, 2009

Membuat Peta 3D dengan Coreldraw

2 comments

membuat denah 3 dimensiIlmu Grafis Tutorial Desain Cara membuat peta 3 dimensi dengan coreldraw biasanya digunakan untuk undangan pernikahan, undangan walimahan, dan lainnya sehingga tampilan lebih menarik dan terlihat beda dengan tampilan denah lokasi atau penunjuk arah jalan yang lainnya. Demikan pula akan semakin komunikatif.

Tutorial CorelDraw Tingkat Dasar ini ada tiga tahap utama yang kemudian Anda akan mempelajari beberapa hal seperti :

  1. Transform objek
  2. Group / menggabungkan objek
  3. Membuat garis dengan bezier tool
  4. Merubah garis menjadi objek
  5. Merubah jenist titik point pada garis
  6. Mewarnai objek dan garis
  7. Merubah ukuran garis
  8. Membuat objek 3D ( tiga dimensi ) dengan coreldraw dll

Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah mngetahui bentuk kasar jalan, nama jalan, nama gedung dan pelengkap penunjuk arah. Anda bisa menggunakan peta yang sudah ada melalui google maps dan di print screen selanjutnya masukkan ke dalam coreldraw dengan cara mengimportnya ( CTRL + I ).

1. Masukkan image dari google maps yang sudah Anda print screen dengan cara klik menu File Import ( CTRL + I ) . Untuk mengakhiri import klik dimana Anda ingin meletakkan gamber tersebut. Anda juga bisa memasukkan gambar tersebut melalui klik drag dari explorer ke coreldraw

import gambar pada coreldraw

2.Kunci letak gambar tersebut agar tidak pindah lokasi dengan cara klik kanan pada gambar dan pilih Lock Objek

membuat peta 3 dimensi dengan coreldraw

3. Selanjutnya kita akan melakukan langkah path ( menjiplak gambar dari google maps ). Gunakan bezier tool. Jika Anda tidak menjiplak buat langsung jalan yang dipakai pada peta menggunakan bezier tool. Untuk menggunakan tool ini Anda lakukan klik pada titik pertama dan klik pada titik kedua, dan atau Anda bisa melakukannya klik drag agar jalan path yang dihasilkan berupa kurva ( lekuk ). Untuk pindah tool gunakan tombol spasi pada keyboard dan tekan sekali lagi tombol spasi sehingga tool berubah sesuai tool pertama ( dalam hal ini bezier tool ). Usahakan agar seluruh garis yang dibuat saling menutup / menimpa antara garis satu dengan lainnya. Perbesar view (jarak pandang ) dengan cara menggeser scroll mouse Anda agar langkah menjiplak ini lebih mudah.

membuat peta 3d dengan coreldraw

Untuk mengubah jenis garis atau mengedit garis gunakan shape tool

membuat arah jalan 3 dimensi dengan coreldraw

Jika Anda sudah selesai menjiplak peta selanjutnya hapus gambar dengan cara klik kanan pada gambar pilih Unlock dan delete. Perbaiki sekali lagi pada garis-garis yang belum menutup sempurna.

membuat arah jalan 3d untuk undangan

4. Perbesar ukuran garis dengan menyeleksi kesemua garis bisa dengan cara SHIFT+CLICK garis satu persatu atau menyorot semuanya dengan pick tool kemudian mengganti ukuran garis menjadi 16 pt

membuat penujuk jalan 3d dengan coreldraw

5. Ubah garis menjadi objek dengan cara menyeleksi semua garis dan klik Menu Arrange > Convert Outline to Objek

6. Gabung semua objek dari garis menjadi satu bagian menggunakan Weld

membuat penunjuk arah 3 dimensi dengan coreldraw

7. Warnai objek shape tersebut dengan warna putih dengan cara klik warna putih dan klik kanan warna hitam pada pallete warna sehingga objek shape mempunyai garis berwarna hitam (palete warna ada pada sebelah kanan workpace)

8. Ketik jalan yang ada dengan text tool ( F8 ) dan putar sesuaikan dengan arah jalan ( usahakan ukuran font sama dan berada di dalam badan jalan ). Jika semua teks sudah pada tempatnya, ubah menjadi kurva dengan cara seleksi semua teks jalan dan klik Menu Arrange > Convert to Curve.

membuat penunjuk arah 3d dengan coreldraw

9. Seleksi semua objek ( jalan dan tulisan jalan ) dan gabung dengan cara klik kanan pada salah satu objek terseleksi pilih Group ( CTRL + G )

10. Lakukan proses transformasi pada objek terseleksi diatas menggunakan Interactive Envelope Tool. Sesuaikan bentuk transformasi dengan view yang Anda inginkan

membuat efek 3 dimensi dengan coreldraw

11. Jika sudah selesai dan sesuai dengan yang diinginkan klik Menu Arrange > Convert to Curve.

12. Pecah lagi gabungan antara jalan dan teks dengan cara klik kanan pada objek jalan dan pilih UnGroup ( CTRL + U )

13. Pilih objek jalan saja menggunakan Pick Tool dan lakukan KLIK + DRAG diakhiri KLIK Kanan ( lakukan copy paste jika kesulitan pada teknik ini ) sehingga jalan menjadi dua. Posisikan jalan yang kedua ini berada di bawah jalan yang kedua dan ganti warna menjadi warna hitam. Letakkan objek jalan kedua tersebut berada di bawah objek jalan pertama ( menimpa ) menggunakan klik kanan > Order > To Back of Page ( SHIFT + Page Down ).

membuat penunjuk jalan 3d dengan coreldraw

14. Menggunakan Shape tool tutup pojok-pojok jalan sehingga menyerupai objek 3 dimensi. Lakukan double klik untuk menambah titik point, usahakan jenis titik point pada pojok-pojok jalan berupa line ( garis lurus ). Untuk menutup pojok jalan ini aktifkan dulu snap to objek sehingga titik yang akan kita pindah akan lengket pada objek paling dekat.

membuat peta penunjuk arah 3 dimensi dengan coreldraw

15. Selanjutnya buat gedung, rumah, tempat penting dan sebagainya dengan Rectangle Tool (F6 ) kemudian ubah menjadi 3 dimensi menggunakan extrude

membuat objek 3 dimensi dengan coreldraw

16. Letakkan objek tersebut pada tempat yang sesuai dengan peta Anda. Copy dan paste pada tempat-tempat yang diinginkan. Ulangi Membuat objek berbeda sesuai dengan cara 15 untuk gedung dan tempat lainnya. Tulis nama tempat, nama gedung sesuai dengan namanya menggunakan text tool.

17. Hasil yang bisa saya dapatkan adalah sebagai berikut

membuat peta penunjuk arah

Selamat mencoba

Continue Reading

Sunday, April 12, 2009

Membuat Style Icon dengan CorelDraw

0 comments

free stye iconIlmu Grafis Membuat Style Icon dengan CorelDraw didesain untuk website komputer, aplikasi, software & blog. Dengan satu model saja kita bisa mendapatkan ratusan bahkan ribuan ikon dengan model yang sama, yang berbeda adalah objeknya saja. Kita bisa bayangkan betapa cepat kita bisa mendapatkan dan menghasilkan ikon-ikon tersebut sehingga menjadi sebuah paket [icon pack].

Cara untuk membuat style icon sebenarnya mudah jika kita mengetahui kuncinya. Pada dasarnya, semuanya juga begitu. Untuk membuat style icon kita wajib menentukan shape / bentuk dasar ikon, warna dasar / background dan warna objek. Jika kita sudah menentukan ketiga hal tersebut, untuk membuat style icon hanya menunggu untuk dibuat dan diletakkan pada ikon. Style yang akan kita buat sekarang adalah shape / bentuk lingkaran. Untuk membuta style ikon ikuti langkah-langkah berikut :

Cara Membuat Style Icon dengan CorelDraw

1. Buat dokumen baru ukuran A 4. Buat lingkaran pertama dengan ukuran 100 x 100 mm, posisikan lingkaran ditengah.

tutorial coreldraw membuat ikon

2. Warnai lingkaran tersebut, baik outline maupun fill colornya. Untuk pewarnaan gradasi ada baiknya Anda membaca dulu tutorial membuat gradasi pada coreldraw

Warna outline
90 % black caranya pilih lingkaran dan klik kanan warna blcak 80 % pada palete warna sebelah kanan workspace

Warna gradasi
Pada opsi fountain fill ubah spesifikasi berikut
Type : Radial
Center offset horizontal : 24 %
Center offset vertical : 40 %
Edge pad : 4
Color blend : custom
Color model : Grayscale
Color node 1 : position 0 warna Name 51:255 Gray
Color node 2 : position 19 warna Name 181:255 Gray
Color node 3 : position 27 warna Name 218:255 Gray
Color node 4 : position 35 warna Name White
Color node 5 : position 40 warna Name 150:255 Gray
Color node 6 : position 55 warna Name 45:255 Gray
Color node 7 : position 71 warna Name 110:255 Gray
Color node 8 : position 84 warna Name 176:255 Gray
Color node 9 : position 100 warna Name White

membuat ikon dengan coreldraw

3. Copy dan paste lingkaran pertama sehingga tercipta lingkaran kedua. Ubah ukuran menjadi 92 x 92 mm pada property bar.

4. Ganti warna outline dan gradasinya

Outline : klik kanan pada palete wana paling atas dengan ikon x berwarna putih atau ganti menjadi NONE pada property bar (pada langkah 1 adalah 0,4 mm)

Gradasi :
Ubah pada fountain fill
Center offset horizontal : -24 % (minus)
Center offset vertical : -40 % (minus)

5. Buat lingkaran ketiga dengan ukuran 90 x 90 mm. Caranya persis dengan cara 1.

6. Warnai lingkaran ketiga dengan gradasi dan hilangkan outline colornya (cara sama dengan cara 4, outline)

Outline : klik kanan pada palete wana paling atas dengan ikon x berwarna putih atau ganti menjadi NONE pada property bar (pada langkah 1 adalah 0,4 mm)

Gradasi :
Ubah pada fountain fill
Type : Radial
Center offset horizontal : 0 % (nol)
Center offset vertical : 0 % (nol)
Edge pad : 14 %
Color Blend : Two Color
Model : CMYK
Mid point : 50
Warna Node 1 From : 17-99-100-9
Warna Node 2 To : 0-91-94-0

create icon with coreldraw

7. Buat lingkaran keempat dengan ukuran 87 x 87 mm. Juga posisikan di tengah dengan menekan tombol P.

8. Warnai lingkaran tersebut dengan gradasi

Outline : klik kanan pada palete wana paling atas dengan ikon x berwarna putih atau ganti menjadi NONE pada property bar (pada langkah 1 adalah 0,4 mm)

Gradasi :
Ubah pada fountain fill
Type : Radial
Center offset horizontal : 0 % (nol)
Center offset vertical : 35 %
Edge pad : 7 %
Color Blend : Two Color
Model : CMYK
Mid point : 50
Warna Node 1 From : 0-75-64-0
Warna Node 2 To : 0-0-0-0 (white)

9.Pilih lingkaran terakhir dibuat, ubah menjadi kurva agar bisa diedit dengan menekan Menu Arrange > Convert to Curve (CTRL + Q)

10. Edit lingkaran tersebut dengan shape tool

tutorial icon coreldraw ikon

11. Aktifkan Perkecil oval tersebut menggunakanPick Tool dari pojok sebelah kanan bawah sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.

cara membuat ikon icon dengan coreldraw

12.Pilih Transparency Tool pada tool box, klik drag pada oval tersebut kemudian ubah modenya menjadi uniform.

membuat warna transparent transparan pada coreldraw

13. Copy dan paste oval di atas dan warnai dengan warna putih.

efek mirror coreldraw

14. Pilih dahulu Tool Transparency kemudian ganti modenya menjadi transparant 80 dengan operasi if lighter.

efek kaca pada coreldraw

11. Saya akan mencontohkan satu objek untuk dimasukkan kedalam style tersebut. Saya sudah membuat objek home dan siap dimasukkan kedalam style icon, letak nya adalah di bagian nomor kedua paling atas, dibawah oval kedua. Caranya pilih objek yang akan dimasukkan kedalam style. Tekan P agar ojek berada di tengah-tengah lingkaran style, kemudian tekan CTRL + Page Down sehingga posisi objek berada paling atas kedua.

free style icon ikon website gratis

btn_cdr_downloads

PASSWORD HERE
Nama File : membuat-style-ikon-dg-coreldraw.rar
Password : style ikon ahlidesain.com

Continue Reading

Wednesday, January 14, 2009

Mengatur Depan Belakang Objek Pada CorelDraw

0 comments

mengatur order coreldrawIlmu Grafis Tutorial Mengatur Depan Belakang Objek Pada CorelDraw diperlukan saat membuat objek yang bertumpuk. Objek tersebut dibuat berdasarkan layer masing-masing sebagai letak penempatan objek (seperti pada adobe illustrator dan adobe photoshop. Namun pada coreldraw layer ini tidak secara langsung kelihatan. Anda bisa melihat layer pada Menu Window > Dockers > Objek Manager atau Anda akan melihatnya ketika membuat objek dalam satu tempat (bertumpuk).

Fasilitas mengatur depan dan belakang objek adalah fasilitas umum dan standart yang dipakai oleh beberapa software pengaolah citra visual dan office (biasanya pada saat kita memasukkan gambar dan objek/shape). Karena sifatnya yang umum nama fasilitas ini hampir mirip pada setiap software desain grafis, seperti send to back, bring forward, bring to front dan lain sebagainya. Yang pasti fasilitas ini dinamakan ORDER. Untuk mempelajari hal ini ikuti tutorial berikut:

Cara Mengatur Depan Belakang Objek pada CorelDraw

1. Buat dulu objeknya. Objek pertama menggunakan rectangle tool, tekan tombol keyboard CTRL agar berbentuk persegi saat Anda membuatnya. Objek kedua buat lingkaran sempurna dengan ellipse (F7), lakukan kilik drag menggunakan tool tersebut sambil menekan tombol keybord CTRL. Objek ketiga buat persegi panjang menggunakan rectangle tool lagi, tapi kali ini tanpa menekan tombol CTRL saat membuatnya.

Warnai ketiga objek tersebut dengan warna yang berbeda, misalnya merah kuning hijau dan posisikan pada letak yang sama (menumpuk) dengan cara memilih ketiga objek tersebut sambil menekan tombol SHIFT dan klik pada objek-objek tersebut kemudian tekan tombok C (agar objek pada posisi tengah) kemudian tekan tombol E(agar objek pada posisi middle) lihat tutorial berikut untuk pemahaman lebih.

mengatur depan belakang objek coreldraw

2. Menggunakan pick tool (paling atas) klik sekali pada workspace dimana saja agar objek terseleksi menjadi tidak terpilih. Kemudian klik kanan pada objek lingkaran, pilih Order. Atau pilih objek lingkaran kemudian pilih Menu Arrange > Order.

tutorial coreldraw order

Penjelasan :
To Front of page : mengatur objek terpilih agar menjadi paling depan dari halaman ( Shortcut keboard CTRL + HOME)
To back of page : mengatur objek terpilih agar menjadi paling belakang dari halaman
To Front of Layer : mengatur objek terpilih agar menjadi paling depan dari layer
To Back of Layer : mengatur objek terpilih agar menjadi paling belakang dari layer
Forward One : mengatur objek terpilih agar menjadi kedepan satu langkah dari objek lainnya
Back One : mengatur objek terpilih agar menjadi kebelakang satu langkah dari objek lainnya
In Front Of : mengatur objek terpilih agar menjadi didepan satu langkah dari objek terpilih (pilih objek penanda via mouse dengan ikon panah)
Behind : mengatur objek terpilih agar menjadi dibelakang satu langkah dari objek terpilih (pilih objek penanda via mouse dengan ikon panah)

3. Untuk langkah paling cepat adalah dengan menggunakan Shortcut Keyboard. Langsung Praktek ya…

Selamat Mencoba

Continue Reading

Saturday, January 10, 2009

Membuat Warna Gradasi dengan CorelDraw

0 comments

tutorial coreldraw gradasiIlmu Grafis Membuat Warna Gradasi dengan CorelDraw adalah cara pewarnaan yang wajib diketahui. Hampir disetiap pembuatan objek yang berkaitan dengan warna, efek gradasi seringkali dipakai dan menjadi penghias objek. Bukan hanya itu, gradasi dapat memunculkan kesan hidup dan menarik pada objek-objek desain yang ada pada dokumen lembar kerja software desain grafis CorelDraw.

Gradasi pada CorelDraw disebut dengan fountain fill yang bisa dibuat dengan cara menggunakan Interactive Fill tool (G) pada palet toolbox. Atau bisa menggunakan langsung opsi Fountain Fill yang sama-sama ada pada toolbox. Berikut lankah-langkah membuat warna gradasi pada CorelDraw :

Cara Membuat Gradasi Pada CorelDraw

Langkah 1.
Buat objek shape terserah, saya akan mencontohkan lingkaran. Klik Ellipse Tool (F7) untuk membuat lingkaran, cara membuat objek shape lingkaran adalah dengan klik dan drag.

Langkah 2.
Jika sudah ada objek lingkaran, sekarang kita akan membuat gradasi. Klik Interactive Fill (G), kemudian klik dan drag pada objek shape lingkaran, sehingga lingkaran berwarna secara default adalah hitam ke putih.

pewarnaan pada CorelDraw

Pada tahap ini ada beberapa hal yang perlu diketahui diataranya adalah property bar saat interractive tool sedang aktif dan objek bergradasi terpilih.

gradient gradasi pada coreldraw

1.Uniform fill adalah warna keseluruhan
2. Radial berarti gradasi berupa lingkaran
3. Conical berarti gradasi berupa konis / mengkerucut
4. Square berarti gradasi berbentuk segi empat
5. Two color pattern berarti warna akan diganti dengan pattern dua warna, warna bisa diubah
6. Full color pattern berarti warna akan diganti dengan pattern, jenis pattern bisa diubah
7. Bitmap pattern berarti warna akan diganti dengan pattern bitmap (seperti cara powerclip)
8. Texture Fill berarti warna akan diganti dengan tekstur bawaan dari coreldraw
9 .Postcript Fill berarti warna akan diganti dengan warna postcript

Mengubah Gradasi Pada CorelDraw

Untuk mengubah gradasi yang sudah dibuat ada beberapa cara , yaitu :

Cara 1
Double klik pada pada garis diantara warna gradasi pertama dan kedua. Dengan cara ini kita akan menambah warna intermediat gradasi. Artinya warna gradasi lebih dari dua. Untuk menganti warna gradasi pilih kotak warna gradasi dan klik warna yang Anda inginkan pada palet warna atau warna pada property bar (berada diatas, dibawah menu bar). Jika Anda mendouble klik pada kotak warna maka berarti Anda akan mendelete / menghapus titik warna gradasi intermediate.

pewarnaan gradasi pada coreldraw

Cara 2
Pastikan Anda telah memilih lingkaran yang bergradasi, jika tidak maka akan muncul pertanyaan pengubahan properti default. Double klik pada status bar fountain fill Anda akan diarahkan pada fountain fill. Atau klik dropdown menu color pada toolbox > pilih Fountain fill (F11).

advance coloring coreldraw

coreldraw tutorial

Jika Anda memilih other untuk mencari warna yang lebih cocok untuk gradasi Anda maka akan tampil menu select color berupa color picker.

tutorial basic dasar coreldraw

Gambar di atas merupakan gradasi intermediate yang ada pada cara 1. Pada opsi fountain fill ada beberapa hal yang bisa dilakukan disini

  1. Menambah node / kotak warna : doble klik pada garis diatas warna gradasi ditandai dengan ikon segitiga terbalik
  2. Mengganti warna node : pilih node (segitiga terbalik / kotak pada ujung gradasi), lalu klik kotak-kotak warna. Bila Anda merasa kurang cocok dengan warna tersebut Anda bisa klik pada tombol other, sehingga memunculkan opsi color picker

Jika Anda sudah menguasai atau memahami apa yang disampaikan diatas, Anda akan sangat mudah untuk membuat objek-objek gradasi seperti pada gambar dibawah.

hasil gradasi

Selamat Mencoba

Continue Reading

 

Copyright 2010 All Rights Reserved | Super Template by Ilmu Komputer | Modified by Ilmu Grafis | Original Wordpress theme by Ahli Desain